Sahabat ummu. Bismillahirrohmanirrohimm..
Al Qur’anul Karim adalah firman Alloh yang tidak mengandung kebatilan sedikitpun. Al Qur’an memberi petunjuk jalan yang lurus dan memberi bimbingan kepada umat manusia di dalam menempuh perjalanan hidupnya, agar selamat di dunia dan di akhirat, dan dimasukkan dalam golongan orang-orang yang mendapatkan rahmat dari Alloh Ta’ala. Untuk itulah tiada ilmu yang lebih utama dipelajari oleh seorang muslim melebihi keutamaan mempelajari Al-Qur’an. Sebagaimana sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
Ketika membaca Al-Qur’an, maka seorang muslim perlu memperhatikan adab-adab berikut ini untuk mendapatkan kesempurnaan pahala dalam membaca Al-Qur’an:
1. Membaca dalam keadaan suci, dengan duduk yang sopan dan tenang.
Dalam membaca Al-Qur’an seseorang dianjurkan dalam keadaan suci. Namun, diperbolehkan apabila dia membaca dalam keadaan terkena najis. Imam Haromain berkata, “Orang yang membaca Al-Qur’an dalam keadaan najis, dia tidak dikatakan mengerjakan hal yang makruh, akan tetapi dia meninggalkan sesuatu yang utama.” (At-Tibyan, hal. 58-59)
2. Membacanya dengan pelan (tartil) dan tidak cepat, agar dapat menghayati ayat yang dibaca.
Rosululloh bersabda, “Siapa saja yang membaca Al-Qur’an (khatam) kurang dari tiga hari, berarti dia tidak memahami.” (HR. Ahmad dan para penyusun kitab-kitab Sunan)
Sebagian sahabat membenci pengkhataman Al-Qur’an sehari semalam, dengan dasar hadits di atas. Rosululloh telah memerintahkan Abdullah Ibnu Umar untuk mengkhatam kan Al-Qur’an setiap satu minggu (7 hari) (HR. Bukhori, Muslim). Sebagaimana yang dilakukan Abdullah bin Mas’ud, Utsman bin Affan, Zaid bin Tsabit, mereka mengkhatamkan Al-Qur’an sekali dalam seminggu.
3. Membaca Al-Qur’an dengan khusyu’, dengan menangis, karena sentuhan pengaruh ayat yang dibaca bisa menyentuh jiwa dan perasaan.
Alloh Ta’ala menjelaskan sebagian dari sifat-sifat hamba-Nya yang shalih, “Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.” (QS. Al-Isra’: 109). Namun demikian tidaklah disyariatkan bagi seseorang untuk pura-pura menangis dengan tangisan yang dibuat-buat.
4. Membaguskan suara ketika membacanya.
Sebagaimana sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Hiasilah Al-Qur’an dengan suaramu.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim). Di dalam hadits lain dijelaskan, “Tidak termasuk umatku orang yang tidak melagukan Al-Qur’an.” (HR. Bukhari dan Muslim). Maksud hadits ini adalah membaca Al-Qur’an dengan susunan bacaan yang jelas dan terang makhroj hurufnya, panjang pendeknya bacaan, tidak sampai keluar dari ketentuan kaidah tajwid. Dan seseorang tidak perlu melenggok-lenggokkan suara di luar kemampuannya.
5. Membaca Al-Qur’an dimulai dengan isti’adzah.
Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Dan bila kamu akan membaca Al-Qur’an, maka mintalah perlindungan kepada Alloh dari (godaan-godaan) syaithan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)
Membaca Al-Qur’an dengan tidak mengganggu orang yang sedang shalat, dan tidak perlu membacanya dengan suara yang terlalu keras atau di tempat yang banyak orang. Bacalah dengan suara yang lirih secara khusyu’.
Rosululloh shollallohu ‘alaihiwasallam bersabda, “Ingatlah bahwasanya setiap dari kalian bermunajat kepada Rabbnya, maka janganlah salah satu dari kamu mengganggu yang lain, dan salah satu dari kamu tidak boleh bersuara lebih keras daripada yang lain pada saat membaca (Al-Qur’an).” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Baihaqi dan Hakim). Wallohu a’lam.
***
Penulis: Abu Hudzaifah Yusuf
Artikel www.muslim.or.id
Sahabat Ummu
Jumat, 03 Juni 2011
Kamis, 02 Juni 2011
10 Kebiasaan yang dapat merusak Otak
Sahabat Ummu.. Bismillahirrohmanirrohimm Berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan yang dapat merusak otak. Artikel ini saya dapat dari http://salafiyunpad.wordpress.com/2011/06/02/kebiasaan-yang-dapat-merusak-otak/. Dikarenakam isinya cukup menarik dan bermanfaat, maka saya sharing di sini. Semoga bisa bermanfaat.Amien.
1. No Breakfast
Tidak Sarapan/’Adamul Ifthaar2. Overeating
Orang yang tidak sarapan akan menyebabkan tingkat gula darah yang rendah. Hal ini akan menyebabkan asupan nutrisi yang kurang memadai bagi otak sehingga menyebabkan penurunan fungsi otak (Brain Degeneration)
Makan berlebihan/al-Akluz Zaa’id akan menyebabkan pengerasan arteri otak, yang dapat menyebakan penurunan kekuatan mental.3. Smoking
Merokok/at-Tadkhin dapat menyebabkan pengerutan otak multiple yang bisa menyebabkan gangguan Alzheimer.4. High Sugar Consumption
Mengonsumsi gula secara berlebihan/as-Sukrol ‘Aali dapat menyebabkan gangguan absorbsi protein dan nutrisi sehingga menyebabkan malnutrisi yang berhubungan dengan perkembangan otak.5. Air Pollution
Pencemaran udara/Talawwutsul Hawa’6. Sleep Deprivation
Otak kita adalah pengkonsumsi oksigen terbesar di tubuh kita. Menghirup udara terpolusi dapat menurunkan suplai oksigen ke otak, sehingga menyebabkan penurunan fungsi efisiensi otak.
Kurang tidur/Qillatun Naum7. Head covered while sleeping
Tidur akan membantu otak untuk beristirahat. Kurang tidur yang berkepanjangan akan mempercepat kematian sel otak.
Menutup wajah ketika tidur/Taghtiyatul wajh atsna’in naum dapat menyebabkan peningkatan kadar karbondioksida dan menurunkan kadar oksigen yang dapat memberikan efek kerusakan otak.8. Working your brain During illness
Berfikir keras pada saat sakit/Izhaaqud Dimaagh bil ‘amal atsna’il maradh9. Lacking in stimulating thoughts
Bekerja keras atau belajar pada saat sakit dapat menurunkan efektivitas fungsi otak yang dapat menyebabkan kerusakan otak.
Jarang merangsang fikiran/Qillatul Afkaar al-Muhfazah10. Talking Rarely
Berfikir adalah cara terbaik untuk melatih otak kita, jarang merangsang fungsi otak dapat menyebabkan penyusutan otak.
Jarang bicara/nadiratul kalaamSumber: http://rachdie.blogdetik.com
Perbincangan intelektual dapat mendukung efisiensi kerja otak.
Rabu, 01 Juni 2011
Rihlah Zalfa Group ( CIATER 23-25 April 2011)
Sahabat ummu....Bismillahirrohmanirrohimmm puji syukur kehadirat Allah yang Maha Pengasih dan Maha Pelindung, Alhamdulillahhh :D..Akhirnya bisa menemukan foto2 ini lagi. Karena tidak lama lagi sahabatQ yang satu ini ( nur_rhahma) akan meninggalkan kita, eitttsss tunggu dulu, meninggalkan dalam arti pindah domisili, hehe. Alhamdulillah beliau akan menyempurnakan dari setengah agama, InsyaAllah..(baca:menikah) jadi tidak ada salahnya Q bukukan hehehe moment2 bersamanya. selamat ya mbak nurrr semoga suksess .
@Bersama Mbak nur_rhahma
@ Mbak dewi ;waktu sarapan di kunang-kunang kafe
..Mbak dewi yang memberi masukan dan nasehat2nya, meskipun kadang Q bandel dan mengindahkan saranya tapi jujur mbak itu sangt bermanfaat sekali, Syukhron ya ukht..jzkllah khoiron katsiro..^^
.
..Ini namanya mbak ningsih, mbak ningsih itu yang menyediakan makan siang dikantor, masakan mbak yang satu ini tidak ada tandinganya setelah ibu Q, hehe..luar biasa cara masaknya. bumbu2nya pas banget. terimakasihh mbak ningsihhhh !!! :D
ada satu menu yg menjadi favoritQ dan senengnya menu ini hampir setiap hari ada, tidak mau ketinggalan..apa itu.....Tempe Goreng. hehehe.( seriuss enak banget, subhanallah)
@ Bersama mbak ningsih
@ Bu Asmita, Pak. Nanang, Mas. Agus, Mbak nur, Zulfa, Salma, Fauzi, Mbak Dewi, Vina dan Malik
Waktu muter2 kebun teh kurang lebih 1 jam, Subhanallah ternyata tempatnya indah sekali, udaranya seger, bersih dan masih asli.Bagaimana Allah membuatnya ??
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan dil autan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. (QS. Al Isra’ : 70)
hehe, bisa2 tidak, kalau yang ini kita beranikan untuk menguji adrenalin, mengikuti arus air kata orang namanya " Arung Jeram ", dikiranya serem dan menakutkan tapi ternyata sangat mengasikkan, bersahabat dengan air bahkan arus sekalipun itu mengasikkan.Alhamdulillah tidak kenapa2 tapi tapi kata mbak nur " wahh airnya masuk hidung" hehe....tapi sakit sedikit tak apa orang sudah diobati (baca: seneng maksudnya)
@ mbak Dewi, Mbak nur dan 2 orang pemandu :D. thanks ya ?
The Last day
-->Break fast in kunang-kunang Cafe
@ Pak Hertanto dan Ibu Asmita
Rihlah yang InsyaAllah bermanfaat dan menyenangkan, bnyak manfaat yang bisa diambil dari sini.
diantaranya : bisa lebih mengenal teman2 yang lain, yang pada awalnya dikantor hanya sekilas say hello tapi disini subhanallah kita bisa lebih akrab dan sedikit lebihnya bisa lebih mengenal karakter dari masing2 orang. :D, selain itu bisa menyaksikan ciptaan Allah yang maha Super (kata pak. Mario teguh heee), seakan terkagum2 dengan pemandangan indah, dengan keunikan alam dibumi Allah.sempat terbesit pertanyaan " bagaimana Allah menciptakan semua ini ? tak henti2nya memuji kebesaran-Nya....sungguh Engkau tiada duanya, sebagaimana dalam firman-Nya : Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan dil autan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. (QS. Al Isra’ : 70)....i itukan terbukti Manusia itu diciptakan dengan kelebihan, jadi kita harus menjadi Makhluk Allah yang labih, lebih dan lebih dari pada makhluk Allah yang lain. Semoga bisa (baca: dan harus bisa). Amien.
Tahun depan kita kemanaaaaaa ????? ^^
@ Mbak dewi ;waktu sarapan di kunang-kunang kafe
..Mbak dewi yang memberi masukan dan nasehat2nya, meskipun kadang Q bandel dan mengindahkan saranya tapi jujur mbak itu sangt bermanfaat sekali, Syukhron ya ukht..jzkllah khoiron katsiro..^^
.
..Ini namanya mbak ningsih, mbak ningsih itu yang menyediakan makan siang dikantor, masakan mbak yang satu ini tidak ada tandinganya setelah ibu Q, hehe..luar biasa cara masaknya. bumbu2nya pas banget. terimakasihh mbak ningsihhhh !!! :D
ada satu menu yg menjadi favoritQ dan senengnya menu ini hampir setiap hari ada, tidak mau ketinggalan..apa itu.....Tempe Goreng. hehehe.( seriuss enak banget, subhanallah)
@ Bersama mbak ningsih
@ Bu Asmita, Pak. Nanang, Mas. Agus, Mbak nur, Zulfa, Salma, Fauzi, Mbak Dewi, Vina dan Malik
Waktu muter2 kebun teh kurang lebih 1 jam, Subhanallah ternyata tempatnya indah sekali, udaranya seger, bersih dan masih asli.Bagaimana Allah membuatnya ??
Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan dil autan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. (QS. Al Isra’ : 70)
hehe, bisa2 tidak, kalau yang ini kita beranikan untuk menguji adrenalin, mengikuti arus air kata orang namanya " Arung Jeram ", dikiranya serem dan menakutkan tapi ternyata sangat mengasikkan, bersahabat dengan air bahkan arus sekalipun itu mengasikkan.Alhamdulillah tidak kenapa2 tapi tapi kata mbak nur " wahh airnya masuk hidung" hehe....tapi sakit sedikit tak apa orang sudah diobati (baca: seneng maksudnya)
@ mbak Dewi, Mbak nur dan 2 orang pemandu :D. thanks ya ?
The Last day
-->Break fast in kunang-kunang Cafe
@ Pak Hertanto dan Ibu Asmita
Rihlah yang InsyaAllah bermanfaat dan menyenangkan, bnyak manfaat yang bisa diambil dari sini.
diantaranya : bisa lebih mengenal teman2 yang lain, yang pada awalnya dikantor hanya sekilas say hello tapi disini subhanallah kita bisa lebih akrab dan sedikit lebihnya bisa lebih mengenal karakter dari masing2 orang. :D, selain itu bisa menyaksikan ciptaan Allah yang maha Super (kata pak. Mario teguh heee), seakan terkagum2 dengan pemandangan indah, dengan keunikan alam dibumi Allah.sempat terbesit pertanyaan " bagaimana Allah menciptakan semua ini ? tak henti2nya memuji kebesaran-Nya....sungguh Engkau tiada duanya, sebagaimana dalam firman-Nya : Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan dil autan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. (QS. Al Isra’ : 70)....i itukan terbukti Manusia itu diciptakan dengan kelebihan, jadi kita harus menjadi Makhluk Allah yang labih, lebih dan lebih dari pada makhluk Allah yang lain. Semoga bisa (baca: dan harus bisa). Amien.
Tahun depan kita kemanaaaaaa ????? ^^
Selasa, 31 Mei 2011
Utang Jangka Pendek ( Short Term Liability)
Sahabat ummu..Bismillahirrohmanirrohimmm dengan menyebut nama Allah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang.sahabat disini saya akan menuliskan sebuah materi kuliah kemarin tepatnya awal menginjak semester 4 ini, banyak materi yang didapat diantaranya mengenai Utang jangka pendek dan utang jangka panjang, dalam kesempatan ini saya fokuskan ke maslaah utang jangka pendek untuk utang jangka panjang nanti InsyaAllah akan diposting lagi, semoga masih diberi kesempatan. Amien ya Allah, ini salah satu bahan ujian tengah semester(UTS) kemarin. perlu dibelai dan disayang-sayang lagi ini materi, hehehe. start Now untuk mengawali sebuah Perubahan....untuk menuju perubahan BESARRR.. InsyaAllah.
UTANG JANGKA PENDEK
(SHORT TERM LIABILITY)
Defisi Liability
- Pengorbanan manfaat ekonomi dimasa mendatang yg mungkin terjadi (probable) untuk mentransfer aktiva/ menyediakan jasa akibat transaksi masa lalu.
Membeli kredit sekarang ---> membayar dimasa mendatang.
Menerbitkan Obligasi --> Melunasi saat jatuh tempo.
Menjual dengan garansi --> Menyediakan Servis saat terjadi kerusakan.
Liability terdiri dari 3 kelompok ( Kategori) :
- Ekstensi dan nilainya pasti , Contoh : Account payable, Bonds Payable, Notes Payable.
- Taksiran kewajiban --> pasti terjadi tapi belum pasti. Contoh : Kewajiban garansi (Waranty Obligation)
- Kewajiban Bersyarat ( Contigent Liability) -->Kejadiannya belum pasti baik nilai sudah pasti/ belum., Contoh : Kewajiban membayar tuntutan jika kalah dalam pengadilan.
KLASIFIKASI KEWAJIBAN
- Kewajiban jangka pendek (Short Term Liability) Definisi : - Kewajiban yang memiliki umur sampai dengan satu siklus operasi perusahaan , kewajiban yang akan dibiayai dengan aset lancar atau dengan utang lancar lainya. dicatat sebesar nilai nominalnya. Contoh : Account payable, Short term notes payable, tax payable.
- Kewwajiban jangka panjang ( Long Term Liability) Definisi : Kewajiban yang dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu taun atau dilunasi dengan non current Asset. Dicatat sebesar bilai nominalnya. Contoh : Bonds payable, Longterm notes payable, tax payable.
| Asset | Liabilities | |
| Current Asset | Short Term Liabilities | |
| Non Current Asset | Account Payable | |
| ………… | ||
| Long Term Liabilities | ||
| Long Term Debt | ||
| Owners Equity | ||
| Stock | ||
| Retairned Earnings | ||
| Total Asset | Liabilities + Owner Equity |
UTANG JANGKA PENDEK YANG PASTI
Sudah pasti baik kejadiannya maupun jumlahnya, Terdiri dari :
- Account Payable
- Short therm Notes Payable
- Deviden Payable
- Prepaid Revenue
- Long Term debt to be mature
- Short term liabilities yang dibiayai dengan other short term liabilities
- Wages and salaries payable
- Accrued Exspense
- Dana pihak ke tiga : potongan PPh, PPN
Contoh transaksi :
- Pembelian kredit
Jurnal : Inventory / Purchase
Account Payable / Notes payable
- Utang Wesel
Jurnal : Cash
Notes Payable
- Pengumuman pembagian Devidan tunai / deviden saham
Jurnal : Retairned Earning
Cash Dividen / Stock Dividen payable
- Pendapatan diterima dimuka ( sewa, bunga, uang muka)
Jurnal : Cash
Prepaid Interest/ Rent Revenue
- Utang Jangka panjang yang jatuh tempo
Jurnal : Bonds payable / Notes Payable (LT)
Bonds Payable/ Notes Payable ( ST)
- Utang jangka pendek dibiayai dengan jenis utang jangka pendek
Jurnal :Account Payable
Notes Payable (ST)
-Biaya maih akan dibayar ( Gaji, Sewa, bunga, dll )
Jurnal : Wages and salaries Exspense
Wages and salaries payable
-Biaya gaji dengan memotong pajak, asuransi, dll
Jurnal : Wages & Salaries Expense
Employes tax income
Cash
Penghapusan Utang Jangka Pendek yg Pasti
Contoh Transaksi
-Pelunasan dengan kas
Jurnal : Account Payable / Notes Payable
Cash
- Pelunasan dengan utang jangka panjang
Jurnal : Account Payable / Notes Payable
Bonds Payable / Notes Payable (LT)
-Pelunasan dengan aktiva non kas
Jurnal :Account Payable / Notes Payable
Land / Building / Investment in TS
- Pembayaran deviden tunai / deviden saham
Jurnal : Cash Daevidend Payable
Cash
Stock Devident Payable
Capital Stock
Paid In Capital
TAKSIRAN UTANG JANGKA PENDEK
- sudah pasti kejadianya tapi jumlahnya belum
- Jenis - jenis Taksiran Utang Jangka Pendek :
| No | JENIS TAKSIRAN UTANG | KAPAN PASTINYA ? |
| 1 | Taksiran Utang PPh | Diterbitkannya SKP |
| 2 | Taksiran Utang Hadiah | Masa hadiah berakir, tau hadiah diambil |
| 3 | Taksiran Utang garansi | Masa berakhir atau garansi diambil |
| 4 | Taksiran Utang Pensiun | Pembayaran pensiun |
UTANG BERSYARAT JANGKA PENDEK
-Belum pasti kejadiannya, baik jumlahnya sudah pasti maupun belum
-Terdiri dari :
- Piutang Wesel didiskontokan dan piutang dijaminkan.
- Pengesahan bersyarat atas wesel-wesel
- Sengketa hukum
- Tambahan pajak yang belum jelas kepastiannya
- Jaminan terhadap utang anak perusahaan
- Garansi terhadap penurunan harga barang yg dijual
UTANG JANGKA PANJANG-------> next time :D
Materi Kuliah
Sahabat Ummu..Bismillahirrohmanirrohimm dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang...Semoga selalu dibawah naung-Nya. Amien.
setelah saya tengok materi kuliah kemarin kalau tidak salah materi kuliah pada saat masih duduk dibangku kuliah semester pertama, hehe..awal awal..ingat yang jadi momok saya pada waktu itu. Adjusting Entries atau biasa disebut jurnal penyesuaian.iya entah karena jurnalnya terbalik atau gak salah masukin kategori,,hehe (malu) tapi tidak apa. tidak ada salahnya kita kupas lagi materi itu untuk menguatkan pemahaman kita..(baca: diri saya pribadi khususnya dan sahabat ummu pada umumnya), kalau sudah paham dan hafal diluar kepala ( maksudnya karena sudah paham jadi lebih mudah mempraktekannya dilapangan, kalo ditanya sama adik kita/ teman kita, kita siap untuk menjelaskan tanpa harus bilang" lupa , lupa hehehe...(saya sndiri mksdnya) begituuu ) karena terbalik atau salah psisi jadi buat laporan keuangan pun tidak balance (kalau sdh seperti ini,,,hehe tau sendiri)
.Sekarang mari kita ulangi a lagi. semoga bermanfaat untuk diri saya pribadi khususnya dan sahabat ummu pada umumnya !* Right (kata bang ippho)
-----JURNAL PENYESUAIAN----
Neraca saldo merupakan bahan pokok untuk menyususn laporan keuangan Rekening yang sudah menunjukkan keadaan yang sebenarnya digunakan untuk menyusun laporan keuangan, sedangkan yang belum menunjukkan keadaaan sebenarnya harus disesuaikan lebih dahulu.
REKENING YANG PERLU DISESUAIKAN
Rekening yang biasanya memerlukan penyesuaian antara lain :
1. Perlengkapan / Bahan habis pakai ( Supplies )
2. Beban dibayar di muka ( Prepaid Expense )
3. Pendapatan diterima di muka ( Deffered Revenue )
4. Beban yang masih harus dibayar ( Accrued Expense )
5. Pendapatan yang masih harus diterima//piutang pendapatan ( Accrued Income )
6. Penyusutan aktiva tetap ( Depreciation )
Contoh data penyesuaian dan jurnalnya.
1. Perlengkapan ( Supplies )
Perlengkapan di neraca saldo memeprlihatkan jumlah Rp. 600.000,00 . Setelah dihitung secara phisik persediaan perlengkapan pada tanggal 31 Desember Rp. 200.000,00. Ini berarti perlengkapan yang telah dipakai untuk kegiatan persahaan berjumlah Rp. 200.000,00. Ini berarti perlengkapan yn telah dipakai untuk kegiatan perusahaan berjumlah Rp. 400.000,00.
Jurnal Penyesuaian :
Beban Perlengkapan Rp. 4000.000,00
Perlengkapan Rp. 400.000,00
1. Beban dibayar dimuka ( Prepaid Expense )
Ada dua cara pencatatan pada waktu melakukan pembayaran beban ( biaya ) :
a. Pendekatan Neraca, yaitu pembayaran beban dicatat dalam rekening “ Beban dibayar di muka “
b. Pendekatan Rugi Laba, yaitu pembayaran beban dicatat dalam rekening “ Beban….”
Contoh :
Pada Tanggal 1 April 1990 membayar premi asuransi untuk satu tahun Rp. 240.000,00.
a. Jika menggunakan pendekatan neraca, transaksi tersebut dicatat dalam rekening :
Asuransi dibayar dimuka ( Debet ) Rp. 240.000,00
Kas ( Kredit ) Rp. 240.000,00
Jumlah tersebut akan tetap terlihat pada rekening asuransi dibayar di muka di neraca saldo 31 Desember 1990.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 1990 tersebut sebenarnya asuransi yang sudah dimanfaatkan adalah 9 bulan ( 1 April 1990 – 31 Desember 1990 ). Ini berarti sejumlah Rp. 180.000,00 ( 9/12 x Rp. 240.000,00 ) sudah menjadi beban tahun 1990. Maka jumlah tersebut harus dipindahkan dari rekening “ Asuransi dibayar dimuka “ ke rekening “ Beban Asuransi “ dengan jurnal penyesuaian :
Beban Asuransi Rp. 180.000,00
Asuransi dibayar di muka Rp. 180.000,00
b. Jika menggunakan Pendekatan Rugi Laba , transaksi pada contoh di atas pada tanggal 1 April 1990, dicatat dalam rekening :
Biaya Asuransi ( debet ) Rp. 240.000,00
Kas ( Kredit ) Rp. 240.000,00
Sampai dengan tanggal 31 Desember 1990 sebenarnya yang sudah menjadi beban baru 9 bulan ( Rp. 180.000,00 ). Sedangkan sisanya ( Rp. 60.000,00 ) bukan merupakan beban tahun 1990.
Maka jumlah yang eblum merupakan beban tersebut harus di pindahkan dari rekening ” Biaya Asuransi “ ke rekening “Asuransi dibayar di muka “ , dengan jurnal penyesuaian :
Asuransi dibayar di muka Rp. 60.000,00
Beban Asuransi Rp. 60.000,00
Untuk lebih jelasnya, perhitungan mana yang sudah, dan mana yang belum menjadi beban dapat dilukiskan dalam gambar ( garis waktu ) berikut ini :
¼ - 90 31/12 – 90 ¼ -91
![]() |
8 Bulan 3 bulan
Sudah menjadi beban Belum menjadi beban
Dari contoh dan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa :
a. Jika pada saat pembayaran belum dicatat dalam rekening asuransi dibayar di muka, maka penyesuaiannya : Rekening Asuransi dibayar di muka di kredit sebesar yang sudah menjadi beban, dan rekening Beban asuransi di debet sejumlah itu .
b. Jika pada saat pembayaran dicatat dalam rekening beban Asuransi, maka penyesuaiannya : Rekening Beban asuransi dikredit sebesar yang belum menjadi beban, dan rekening Asuransi dibayar dimuka di debet sejumlah itu.
3. Pendapatan diterima di muka ( Deffered Revenue )
Pada waktu menerima pendapatn pada umumnya dicatat dalam rekening pendapatan ( Pendekatan Rugi – Laba ), tetapi kadang – kadang pendapatan yang diterima untuk lebih dari satu periode dicatat dalam rekening Pendapatan diterima di muka ( Pendekatan neraca ).
Contoh :
Pada tanggal 1 Juli 1990 diterima sewa untuk 2 tahun Rp. 2.000.000,00.
a. Jika mengunakan pendekatan neraca transaksi tersebut di catat dalam rekening :
Kas ( debit ) Rp. 2.000.000,00
Sewa diterima di muka ( kredit ) Rp. 2.000.000,00
Jumlah tersebut akan tetap terlihat pada rekening sewa diterima di muka di neraca saldo 31 Desember 1990.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 1990 tersebut, sebenarnya yang sudah merupakan pendapatan tahun 1990, adalah 6 bulan ( 1 Jli 1990 – 31 Desember 1990) = 6/24 x Rp. 2.000.000,00 = Rp. 500.000,00. Sedang selebihnya ( Rp. 1.500.000,00 ) belum merupakan pendapatan tahun 1990.
Karena pada saat penerimaan sewa dicatat dalam rekening sewa diterima di muka maka untuk jumlah yang sudah merupakan pendapatan tahun 1990 harus dipindahkan ke rekening Pendapatan Sewa dengan jurnal Penyesuaian sebagai berikut :
Sewa diterima di muka Rp. 500.000,00
Pendapatan sewa Rp. 500.000,00
b. Jika menggunakan pendekatan Rugi – Laba, transaksi di atas dicatat dalam rekening :
Kas ( debit ) Rp. 2.000.000,00
Pendapatan sewa ( kredit ) Rp. 2.000.000,00
Sampai dengan tanggal 31 Desemmber 1990, sebenarnya yang sudahmerupakan pendapatan tahun 1990 adalah Rp. 500.000,00. Sedang selebihnya ( Rp. 1.500.000,00 ) belum merupakan pendapatan.
Jumlah ini harus dipindahkan ke rekening Pendapatan Sewa diterima di muka dengan jurnal penyesuaian :
Pendapatan sewa Rp. 1.500.000,00
Sewa diterima di muka Rp. 1.500.000,00
Untuk lebih jelasnya perhitungan mana yang sudah dan mana yang belum merupakan pendapatan , dapat dilakukan dalam gambar ( garis waktu ) berikut ini :
4. Beban yang masih harus dibayar ( Accrued Expense )
Perusahaan membayar gaji pegawai mingguan tiap hari sabtu. Tarif gaji Rp. 40.000,00 per hari. Pembayaran gaji terakhir tanggal 27 Desember dengan demikian gaji karyawan tanggal 29, 30, dan 31 Desember belum di bayar karena baru akan di bayar pada hari Sabtu tanggal 3 Januari tahun berikutnya. Ini berarti sampai akhir periode akuntansi terdapat gaji yang beluum di bayar 3 hari @ Rp. 40.000,00 = Rp. 120.000,00.
Jurnal penyesuaiannya:
Beban gaji Rp. 120.000,00
Utang gaji Rp. 120.000,00
5. Pendapatan yang harus di terima/piutang pendapatan (Accrued Income)
Suatu perusahaan menyimpan uang di Bank Pasifik, Rp. 1.000,000,00 pada tangggal 1 September 1990. Suku bunga 18%, bunga di terima 6 bulan sekali (tiap 1 Maret – 1 September).
Ini berarti bunga 6 bulan pertama baru akan di terima tanggal 1 Maret 1991 sehingga sampai akhir periode akuntansi, terdapat bunga yang di tunda penerimaannya selama 4 bulan (1 September – 31 Desember) yaitu 4/12 x 18% x Rp. 1.000.000,00 = Rp. 60.000,00.
Jurnal penyesuaiannya:
Piutang bunga Rp. 60.000,00
Pendapatan bunga Rp. 60.000,00
6. Penyusutan Aktiva Tetap (depreciation)
Dineraca saldo rekening peralatan kantor memperlihatkan jumlah Rp. 1.000.000,00 di putuskan untuk mengadakan penyusutan 10% per tahun. Ini berarti penyusutan tiap tahun = 10% x Rp 1.000.000,00 = Rp. 100.000,00.
Jurnal pnyesuaiannya:
Beban pnyusutan peralatan Rp. 100.000,00
Akumulasi pnyusutan peralatan Rp. 100.000,00
CONTOH SOAL
Neraca saldo Perusahaan Angkutan “Nyaman”. Pada tanggal 31 Desembar 1990 adalah sebagai berikut:
No. | Nama Rekening | Debet | Kredit |
101 102 103 104 121 122 201 301 302 401 501 502 503 509 | Kas Piutang usaha Perlengkapan Sewa di bayar dimuka Kendaraan Akumul;asi penyusutan Kendaraan Utang usaha Modal H. Ahmad Prive H. Ahmad Pendapatan angkutan Beban gaji Beban bunga Beban asuransi Beban lain-lain | Rp. 1.800.000,00 Rp. 1.500.000,00 Rp. 500.000,00 Rp. 2.000.000,00 Rp. 100.000.000,00 - - - Rp. 600.000,00 - Rp. 16.000.000,00 Rp. 700.000,00 Rp. 1.800.000,00 Rp. 100.000,00 | - - - - - Rp. 40.000.000,00 Rp. 5.000.000,00 Rp. 50.000.000,00 - Rp. 30.000.000,00 - - - - |
Rp. 125.000.000,00 | Rp. 125.000.000,00 | ||
Data Penyesuaian:
a. Persediaan perlengkapaan paadaa tanggal 31 Desember Rp. 200.000,00.
b. Sewa di bayar tanggal 1 April 1990 untuk 1 tahun.
c. Kendaraan di susutkan 20% setahun.
d. Pendapatan angkutan yang masih harus diterima Rp. 1.500.000,00.
e. Gaji karyawan yaang maasih harus di bayar Rp. 300.000,00.
f. Bunga yang masih harus di bayar Rp. 50.000,00.
g. Asuransi dibayr tangggal 1 September 1990 untuk 1 tahun.
Berdasarkan Neraca saldo dan data penyesuaian di atas, buatlah jurnal Penyesuaian!
Jawab:
Tanggal | Uraian | Ref. | Debet | Kredit | |
1990 Des. | 31 31 31 31 31 31 31 | Beban Perlengkapan Perlengkapan Beban Sewa Sewa dibayar di muka Beban Penyusutan Kendaraan Akumulasi Penyusutan Kendaraan Piutang Pendapatan Angkutan Pendapatan Angkutan Beban Gaji Utang Gaji Beban Bunga Utang Bunga Asuransi dibayar di muka Beban Asuransi | 300.000,00 - 1.500.000,00 - 20.000.000,00 - 1.500.000,00 - 300.000,00 - 50.000,00 - 1.200.000,00 - | - 3 00.000,00 - 1.500.000,00 - 20.000.000,00 - 1.500.000,00 - 300.000,00 - 50.000,00 - 1.200.000,00 | |
24.850.000,00 | 24..850.000,,00 | ||||
Penjelasan :
a. Perlengkapam yang sudah di pakai = Rp. 500.000,00 – Rp. 200.000,00 = Rp. 300.000,00.
b. Sewa yang sudah menjadi beban tahun 1990 9 bulan ( 1 April – 31 April Desember 1990 = 9/12 x Rp. 2.000.000,00 = Rp. 1.500.000,00.
c. Penyusutan kendaraan 1 tahun = 20 % x Rp. 100.000.000,00 = Rp. 20.000.000,00.
d. Pendapatan Angkutan yang masih harus diterima sudah merupakan pendapatan tetapi belum diterima pembayarannya.
e. Gaji yang masih harus dibayar merupakan utang perusahaan kepada karyawan yang sebenarnya sudah menjadi beban tahun 1990.
f. Bunga yang masih harus dibayar merupakan bunga yang sudahh menjadi beban tahun 1990 tetapi masih ditangguhkan pembayarannya.
g. Asuransi yang sudah menjadi beban tahun 1990 adalah 4 bulan ( 1 September – 31 Desember 1990 ) = 4/12 x Rp. 1.800.000,00 = Rp. 600.000,00. Sisa ( Rp. 1.200.000,00 ) belum merupakan tehun 1990, maka harus dipindahkan ke rekening Asuransi di bayar di muka.
Langganan:
Komentar (Atom)








